Haii Sobat AKSI
Kali ini Tria mau coba-coba bahas politik, mengingat kembali pelajaran Kewarganegaraan hehe.
~~~
Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara kesatuan berbentuk republik dengan sistem desentralisasi menurut Pasal 18 UUD 1945. Dimana pemerintah daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya di luar bidang pemerintahan oleh UU yang ditentukan sebagai urusan pemerintah pusat. Ideologi Indoneisa adalah Demokrasi Pancasila, dimana negara menyelesaikan masalah dengan menempuh jalan permusyawaratan untuk mencapai mufakat. Tetapi nyatanya yang berjalan tak seperti yang diharapkan.
"Sistem demokrasi kita sedang merosot tajam saat ini," ujar Pak Boni setelah acara 'bedah capres 2014: siapa reformis, siapa tidak?' , Minggu (26/5/2013).
Pada tahun 1972 Indonesia mendapat nilai 5 dari 6 untuk sistem demokrasi. Suatu kebanggan tersendiri bagi masyarakat kita. Tetapi pada tahun 1995-2005 NKRI mengalami penurunan cukup signifikan, nilai 3,5 diperoleh Indonesia untuk sistem demokrasinya dan tahun 2006-2013 mendapat nilai 2,5. Jika diibaratkan, sistem demokrasi negara kita seperti mengalami terjun dari ketinggian bermeter-meter jauhnya.
Demokarasi sekarang menjadi sebuah ladang bagi oknum-oknum yang ingin memecah-belahkan persatuan Indonesia. Provokator menjadi pemicu emosi masyarakat, kurangnya pendidikan politik juga sangat berpengaruh pada perkembangan demokrasi di negara kita. Penurunan kinerja pemerintah dan penegak hukumnya semakin terlihat jelas dan lagi-lagi membuat masyarakat memutus hubungan baik terhadap negara seperti golputnya masyrakat dalam pemilu. Demokrasi yang anarki telah berjamur dan menjadi hal yang selalu muncul dalam media massa.
Saat ini Ibu Pertiwi tidak membutuhkan politikus-politikus yang hanya bisa berpidato tanpa action. Tanah air sangat membutuhkan negarawan-negarawan tangguh yang berdiri tegap dan siap mengangkat negaranya ke atas kejayaan. Tria optimis suatu hari nanti Indonesia dapat menjadi negara adidaya sama halnya USA atau Uni Soviet jika generasi muda seperti kita berusaha dari sekarang. PUTUSKAN generasi KORUPTOR ciptakan generasi EMAS yang mencintai INDONESIA. OPTIMIS!!
"Tidak ada kata terlambat untuk berubah"
"Man Jadda Wa Jadda"




















